MY PARENT IS MY
INSPIRATION
Orang tua
adalah orang yang telah melahirkan kita ke dunia. Tanpa adanya mereka kita
tidak akan pernah ada dan bisa merasakan keindahan dunia ini. Betapa pentingnya
mereka bagi kehidupan kita. Oleh karena itu tidak salah apabila kita menjadi
kedua orang tua kita sebagai sumber inspirasi bagi prestasi-prestasi yang ingin
kita capai. Segala macam bentuk prestasi memang kita persembahkan untuk mereka
sebagai balas budi kita kepada mereka. Karena mereka yang telah melahirkan kita
kedunia.
Ibu adalah
orang yang penuh dengan kasih sayang yang merawat kita dengan penuh perasaan.
Bayangkan beliau telah bersedia mengandung kita selama 9 bulan. Dapat kita rasakan
betapa beratnya ketika beliau harus membawa kita kesana kemari. Kalau orang
biasa tidak akan mau untuk melakukannya. Tapi karena beliau adalah seorang ibu
maka di mau melakukannya. Bukan hanya cukup sampai di situ ketika beliau
melahirkan kita sebelumnya dia telah bersedia untuk mempertaruhkan nyawa demi
anak yang selama ini dia kandung. Betapa besar pengorbanan beliau untuk kita.
Ketika sudah lahir beliau merawat kita, mengganti popok kita, menyusui kita,
bahkan terjaga setiap malam untuk menjaga kita. Kalau sudah begini pebgorbanan
mana dari seorang ibu yang masih kita ragukan. Bukannya itu semua sudah
termasuk lebih dari cukup. Apabila sudah mengetahui kenyataan demikian masih
ada saja sekarang anak yang durhaka kepada mereka dan tidak mau mengakui beliau
sebagai ibunya. Seharusnya mereka itu tidak usah di lahirkan saja kedunia ini.
Sudah beruntung beliau mau melahirkan kita.
Ayah adalah
orang yang bersedia menguras tenaga dan pikiran untuk memenuhi kebutuhan kita.
Beliau bekerja tiap hari. Berangkat pagi pulang sore. Panasnya matahari tidak
ia pedulikan. Yang dia pikirkan adalah bagaimana caranya ia dapat uang yang
halal untuk memenuhi kebutuhan kita. Beliau mengerti bahwa kedudukan dia adalah
sebagai kepala keluarga yang bertanggung jawa atas istri dan anak-anaknya, oleh
karena itu beliau rela melakukan apa saja. Bedanya kalau tadi ibu menggunakan
perasaan/hatinya untuk merawat kita sedangkan ayah menggunakan pikirannya untuk
membahagiakan kita. Kalau di pikir-pikir kita ini enak sudah ada yang
menanggung sejak kecil. Ayah yang bersedia bekerja untuk menaggung beban kita.
Akan tetapi semuanya itu ada batasnya. Suatu saat nanti ayah tidak akan mampu
lagi bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan. Mungkin beliau hanya bisa
duduk-duduk di rumah karena di makan usia. Di situlah saatnya kita balas budi.
Sudah cukup pengorbanan yang mereka berikan. Sekarang giliran kami.
Berdasarkan fakta-fakta di atas sangatlah
tepat apabila kita menjadi mereka sumber inspirasi kita. Inspirasi yang bisa
mengantarkan kita ke berbagai prestasi yang kita inginkan. Inspirasi yang
membangun. Inspirasi bukan sembarang inspirasi. Akan tetapi inspirasi yang bisa
memotivasi diri kita untuk bisa berbuat lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar